JAKARTA, INFOPUBLIK.NET – Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) resmi membuka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB-PM) Tahun 2026 bagi lulusan jenjang pendidikan menengah atau sederajat. Pada tahun ini, PKN STAN menyediakan kuota sebanyak 1.000 mahasiswa yang tersebar pada empat program studi.
Pembukaan SPMB-PM Tahun 2026 tersebut tertuang dalam Pengumuman Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) selaku Ketua Panitia Pusat Nomor PENG-2/PP/2026 tanggal 22 Agustus 2026 yang diterima pada Sabtu (22/8/2026).
Empat program studi yang tersedia terdiri atas Program Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik, Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Negara, Sarjana Terapan Manajemen Aset Publik, serta Diploma III Akuntansi. Setiap pendaftar hanya dapat memilih satu program studi.
Dari total kuota 1.000 mahasiswa, sebanyak 700 mahasiswa dialokasikan untuk Program Sarjana Terapan dan 300 mahasiswa untuk Program Diploma III. Pada jenjang Sarjana Terapan, kuota terdiri atas 430 mahasiswa melalui jalur reguler, 100 mahasiswa melalui jalur afirmasi kewilayahan, dan 170 mahasiswa melalui jalur pembibitan. Sementara itu, seluruh kuota Diploma III Akuntansi sebanyak 300 mahasiswa dialokasikan melalui jalur reguler.
SPMB-PM 2026 dibuka melalui tiga jalur penerimaan, yakni Jalur Reguler, Jalur Afirmasi Kewilayahan, dan Jalur Pembibitan. Jalur reguler diperuntukkan bagi pendaftar yang memenuhi persyaratan umum. Sementara jalur afirmasi kewilayahan diperuntukkan bagi pendaftar yang berasal dari wilayah afirmasi yang telah ditetapkan, sedangkan jalur pembibitan diperuntukkan bagi pendaftar dari pemerintah daerah yang memiliki kerja sama pembibitan dengan PKN STAN.
Untuk dapat mendaftar, calon peserta harus merupakan lulusan SMA atau sederajat di bawah pembinaan kementerian yang membidangi pendidikan dasar dan menengah atau Kementerian Agama. Pendaftar juga wajib memiliki nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing paling rendah 80,00. Selain itu, calon peserta harus berusia minimal 14 tahun dan maksimal 22 tahun pada 23 November 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN dengan membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Setelah masuk ke sistem, pendaftar memilih sekolah kedinasan PKN STAN dan jalur penerimaan yang diinginkan, kemudian melengkapi biodata serta mengunggah dokumen persyaratan.
Pendaftaran daring berlangsung pada 23–30 Agustus 2026. Setelah itu, tahapan seleksi dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 3 September 2026, masa sanggah 4–5 September, dan pengumuman hasil administrasi pasca-sanggah pada 8 September 2026.
Peserta yang lolos seleksi administrasi dan telah menyelesaikan pembayaran biaya seleksi dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. SKD meliputi Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Selanjutnya, peserta yang memenuhi ketentuan SKD akan mengikuti Seleksi Lanjutan yang meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris (TBI), Tes Psikologi, Tes Kesehatan, dan Tes Kebugaran. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan peringkat sesuai kuota penerimaan dengan mempertimbangkan nilai gabungan TPA, TBI, Tes Kesehatan, dan Tes Kebugaran serta memenuhi kriteria Tes Psikologi.
Biaya SPMB-PM Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp400.000 per peserta, yang terdiri atas biaya pelaksanaan CAT BKN sebesar Rp100.000 dan biaya pelaksanaan seleksi PKN STAN sebesar Rp300.000.
PKN STAN memberikan sejumlah fasilitas pendidikan bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan melakukan pendaftaran ulang. Mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan selama mengikuti pendidikan dan wajib mengikuti pendidikan berasrama pada tahun pertama tanpa dikenakan biaya asrama. Masa studi untuk Program Sarjana Terapan adalah delapan semester, sedangkan Program Diploma III selama enam semester.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pelaksanaan SKD berlangsung pada 22 September–7 Oktober 2026, Seleksi Lanjutan pada 20–25 Oktober 2026, dan pengumuman kelulusan SPMB-PM dijadwalkan pada 2–4 November 2026. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus wajib melakukan pendaftaran ulang pada 11–13 November 2026, sebelum memulai pendidikan pada 23 November 2026.
PKN STAN mengingatkan masyarakat bahwa kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan berdasarkan prestasi peserta. Pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apa pun patut diduga sebagai tindakan penipuan dan berada di luar tanggung jawab panitia SPMB-PM Tahun 2026. Informasi resmi terkait seleksi dapat diperoleh melalui situs PKN STAN, BPPK Kementerian Keuangan, Kementerian Keuangan, serta akun Instagram @pknstan.





